Senin, 06 April 2015

Karya Tulias Rezky Rifaini, dkk (Unpublish) ANALISIS HUBUNGAN ORIENTASI NILAI DASAR ISLAM TERHADAP IMAN, AKHLAK DAN IBADAH MAHASISWA SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI KARAKTER BANGSA INDONESIA MENGGUNAKAN OPEN SOURCE SOFTWARE R


PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM
ANALISIS HUBUNGAN ORIENTASI NILAI DASAR ISLAM TERHADAP IMAN, AKHLAK DAN IBADAH MAHASISWA SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI KARAKTER BANGSA INDONESIA MENGGUNAKAN OPEN SOURCE SOFTWARE R
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN



Diusulkan Oleh:
Rezky Rifaini        (11611031/ 2011)    Ketua
Margiansyah Fitra        (11611055/ 2011)    Anggota
Muhammad Edi Arifian    (11611073/ 2011)    Anggota
Annas Syaiful Rizal    (11611098/ 2011)    Anggota
Indra Juniarti        (12611083/ 2012)    Anggota


UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2013

 






RINGKASAN
Salah satu tantangan perguruan tinggi ditengah derasnya arus globalisasi saat ini adalah membentuk sumber daya insani yang tidak hanya unggul secara teoritik-akademik namun juga menjadi pribadi yang menjunjung tinggi ajaran-ajaran agama. Tentu menyadari pentingnya nilai keislaman untuk dijadikan basis dalam membangun integritas dan moralitas peserta didik. Banyak perguruan tinggi di Indonesia memberikan orientasi nilai dasar Islam kepada peserta didik. Namun, ada tidaknya pengaruh orientasi nilai dasar Islam terhadap iman, akhlak, dan ibadah  peserta didik  masih belum diketahui pasti. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh hal tesebut dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap Iman, akhlak dan ibadah peserta didik.
Studi kasus untuk penelitian ini dilakukan di lingkungan kampus Universitas Islam Indonesia, karena kampus ini adalah salah satu dari perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan orientasi nilai dasar Islam terhadap peserta didiknya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitain dilakukan untuk menentukan hubungan sebab akibat yaitu hubungan antara orientsi nilai dasar islam (X) terhadap iman, akhlak, dan ibadah (Y). Teknik statistik yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Sederhana. Analisis statistik ini menggunakan piranti lunak Open Source R, karena pirati lunak ini tidak memerlukan lisensi bagi setiap penggunanya. Peneliti juga menggunakan Skala Likert sebagai pengukuran tambahan yang bertujuan mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membuktikan bahwa orientasi nilai dasar Islam berpengaruh positif terhadap iman, akhlak, dan ibadah mahasiswa, dan merupakan pengetahuan tambahan yang dapat dijadikan acuan kepada perguruan tinggi di Indonesia untuk membuat kebijakan yang sama. Pada akhirnya, hasil penelitian ini akan dibuat dalam bentuk jurnal atau artikel ilmiah dan akan diseminarkan sebagai bentuk kontribusi gerakan moral dalam upaya memperbaiki karakter bangsa Indonesia.

BAB 1. PENDAHULUAN
    Latar Belakang
Suatu hari, peneliti berada di depan masjid besar kampus peneliti. Ketika itu banyak mahasiswa dan sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan aktivitas di depan masjid, ada yang sekedar duduk menunggu teman, dan ada juga yang sedang melaksanakan rapat dan diskusi. Ketika adzan berkumandang, hanya sedikit dari mahasiswa-mahasiswi tersebut yang menghentikan kegiatannya, bahkan saat iqamah berkumandang, sedikit saja dari mahasiswa-mahasiswi tersebut yang bergegas masuk dan melaksanakan sholat wajib.
Masih banyak kejadian sederhana lain yang ditemui sehari-hari oleh peneliti, biasanya terjadi di kampus. Meskipun kejadian tersebut dipersepsi sebagai kejadian yang tidak darurat, tetapi hal tersebut tetap saja berpengaruh bagi kebiasaan mahasiswa-mahasiswi yang dipandang menempati posisi yang sangat krusial dalam setiap proses perubahan sosial masyarakat.
Kegiatan yang berkaitan dengan iman, akhlak dan ibadah inilah yang menggugah perhatian peneliti ketika hendak menggali lebih dalam mengenai pengaruh orientasi nilai dasar Islam yang telah diberikan pihak perguruan tinggi kepada mahasiswanya. Besarnya pengaruh terhadap mahasiswa yang telah mendapatkan pendidikan nilai dasar Islam dan sekaligus telah  dibimbing dan diajak melakukan latihan dan penghayatan bagi tuntutan ritual praktis.
Berdarkan latar belakang masalah diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan membahasnya dalam bentuk karya tulis yang berjudul : “Analisis Hubungan Orientasi Nilai Dasar Islam Terhadap Iman, Akhlak, dan Ibadah Mahasiswa Sebagai Upaya Memperbaiki Karakter Bangsa Indonesia Menggunaknan open source software R”.
    Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian dan latar belakang, maka rumusan masalah yang akan diteliti adalah:
    Apakah terdapat pengaruh orientasi nilai dasar islam terhadap Iman, Akhlak, dan Ibadah ?
    Seberapa besar pengaruh orientasi nilai dasar islam terhadap Iman, Akhlak, dan Ibadah?
    Tujuan
Tujuan dari penelitian ini adalah:
    Untuk membuktikan apakah terdapat pengaruh orientasi nilai dasar islam terhadap Iman, Akhlak, dan Ibadah Mahasiswa.
    Untuk melihat seberapa besar pengaruh orientasi nilai dasar islam terhadap Iman, Akhlak, dan Ibadah Mahasiswa.
    Luaran Yang Diharapkan
Hasil penelitian ini berbentuk data yang dapat membuktikan bahwa orientasi nilai dasar Islam berpengaruh positif terhadap iman, akhlak, dan ibadah mahasiswa. Data tersebut merupakan pengetahuan tambahan yang dapat dijadikan acuan kepada Universitas di Indonesia untuk membuat kebijakan yang sama. Pada akhirnya, hasil penelitian ini akan dibuat dalam bentuk artikel ilmiah yang dipatenkan atau akan diseminarkan sebagai bentuk kontribusi gerakan moral dalam upaya memperbaiki karakter bangsa Indonesia.
    Kegunaan
    Kegunaan Teoritis
Penelitian ini akan menambah khazanah ilmu pengetahuan. Khususnya tentang dampak orientasi nilai dasar islam terhadap iman, akhlak, dan ibadah.
    Kegunaan Praktis
    Bagi Penulis
Dapat menambah dan memperkaya ilmu pengetahuan serta pengalaman dengan cara mengembangkan dan mengaplikasikan pengatuahan teoritis yang diperoleh di bangkun kuliah.
    Bagi Mahasiswa
Sebagai sarana mengevalusi diri agar dapat memperbaiki iman, akhlak, serta ibadah mahasiswa yang nantinya akan diaplikasikan baik di lingkungan kampus, maupun di lingkungan masyarakat.
    Bagi Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan
Agar menghasilkan mahasiswa atau generasi yang tidak hanya berkualitas dari sisi akademis melainkan berkualitas dalam akhlak, iman, dan ibadah sehingga bisa memperbaiki karakter bangsa dan menjadi generasi dan umat yang rahmatan lil’aalamiin.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

    Orientasi Nilai Dasar Islam
Orientasi Nilai Dasar Islam adalah kegiatan prakuliah yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru. Dalam ONDI mahasiswa baru akan diperkenalkan pada nilai-nilai dasar islam sekaligus dibimbing dan diajak melakukan latihan dan penghayatan bagi tuntutan ritual praktis. Materi ONDI meliputi Tauhid, Ibadah, dan Ahlaqul Karimah.

    Akhlak
Akhlak adalah kebiasaan kehendak. Ini berarti bahwa kehendak itu bila dibiasakan akan sesuatu maka kebiasaannya itu disebut akhlak (Amin, 1975). Di dalam Ensiklopedia Pendidikan dikatakan bahwa akhlak ialah budi pekerti, watak, kesusilaan (kesadaran etik dan moral yaitu kelakuan baik yang merupakan akibat dari sikap jiwa yang benar terhadap Khaliknya dan terhadap sesama manusia (Poerbakawatja, 1976).

    Iman
Iman ialah keyakinan dalam kepercayaan kepada Allah, kepada Rasul-Nya dan kepada hari yang akhir tanpa terikat oleh suatu apapun, kecuali harus menghormati apa-apa yang telah disampaikan dengan perantara lisan para Rasul Tuhan (Muhammad Abduh, 1976 : 257).
Dalam pandangan Islam manusia beriman dapat dibagi menjadi empat golongan:
    Kelompok pertama, mereka yang memiliki iman kuat. Kepercayaan ini membuat mereka dengan sepenuhnyamengakui keesaan Allah SWT. Mereka mengikuti jalan Allah dan membaktikan diri tanpa ragu untuk mendapatkan nikmat karunia-Nya.
    Kelompok kedua, mereka yang percaya adanya Allah SWT hukum-hukum-Nya dan hari pengadilan, tetapi tidak mempunyai kepercayaan yang kuat dan dalam. Mereka tidak beriman secara total kepada Allah SWT.
    Kelompok ketiga adalah mereka yang tidak memiliki iman sama sekali. Mereka tidak mengakui kekuasaan Allah.
    Kelompok keempat adalah mereka yang tidak mempercayai Allah SWT dan tidak pula berbuat baik.
    Ibadah
Ibadah menurut istilah adalah penghambaan diri yang sepenuh penuhnya untuk mencapai keridhaan Allah SWT dan mengharap pahalanya di Akhirat (Ash-Shiddiqy, 1954).
Islam menggariskan prinsip-prinsip ibadah sebagai berikut:
    Yang berhak disembah hanya Allah SWT.
Prinsip ini menunjukkan bahwa sesuai dengan pembwaan kodrat jiwa manusia, yang tumbuh dalam jiwa manusia sendiri ialah adanya kerinduan untuk berhubungan dengan Tuhan.
    Ibadah tanpa perantara.
Prinsip ini menjelaskan Islam mengembalikan ajaran agama yang murni berasal dari Wahyu. Hubungan manusia dengan Tuhan langsung tanpa perantara apa dan siapapun.
    Ikhlas sendi ibadah yang akan diterima.
Ikhlas adalah niat hati yang murni hanya untuk memperoleh keridhoan Allah semata.
    Ibadah sesuai dengan tuntutan.
Disamping ibadah dengan niat yang ikhlas hanya karena Allah, ibadah harus dilakukan dengan cara-cara yang telah ditentukan oleh Allah SWT.
    Mudah dan meringankan.
Al-Qur’an surat Al-Bawarah (2): 286 mengajar kepada kaum yang beriman supaya berdoa kepada Allah agar jangan sampai dibebani kepada umat sebelum kita. 

    Open Source Software
Piranti lunak sumber terbuka (Open Source Software) adalah program yang memberikan kebebasan bagi user (pengguna) untuk menjalankan berbagai program, mempelajari dan memodifikasinya, dan mendistribusikan pengadaan program asli atau yang sudah dimodifikasi, yang umumnya tersedia bebas maupun gratis bagi siapa saja. Program R ini merupakan salah satu program berbasis statistika yang mampu mengolah, dan menganalisis data termasuk analisis regresi linear sederhana.

BAB 3. METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitain dilakukan untuk menentukan hubungan sebab akibat yaitu hubungan antara orientsi nilai dasar islam (X) terhadap iman, akhlak, dan ibadah (Y). Pengolahan data penelitian menggunakan bantuan software open source R.

    Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Universitas Islam Indonesia yang mempunyai kebijakan Orientasi Nilai Dasar Islam bagi seluruh mahasiswa.

    Populasi dan Sampel
Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti (Sulistyo-Basuki, 2006). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Universitas Islam Indonesia, karena setiap mahasiswa UII harus mengikuti pendidikan Orientasi Nilai Dasar Islam dan Pesantrenisasi.
Sampel adalah bagian dari sebuah populasi yang dianggap dapat mewakili dari populasi tersebut. Untuk menentukan besarnya sampel apabila subjek kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya penelitian populasi. Jika subjeknya lebih besar dapat diambil antara 10-15% (Arikunto, 2002).

    Variabel Penelitian
    Dependen
Variabel Bebas yaitu Iman, Akhlak, dan Ibadah
    Independen
Variabel Terikat yaitu Orientasi Nilai Dasar Islam dan Pesantrenisasi.
    Instrumen Penelitian
Peneliti menggunakan Skala Likert sebagai pengukuran tambahan yang bertujuan mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Skala Likert merupakan teknik Self-report bagi pengukuran sikap dimana subjek diminta unutk mengindikasikan tingkat kesetujuan atau ketidaksetujuan mereka terhadap masing-masing pernyataan (Nugraha, 2013).
    Uji Validitas Istrumen
Koefisien validitas menggambarkan tingkat kemampuan instrumen untuk mengungkap data atau informasi dari variaebel yang diukur (Arikunto, 2002).

rxy= bivariate pearson; y=skor item; x= skor total; n= banyaknya subjek

    Uji Reliabilitas Instrumen
Reliabilitas adalah tingkat kemampuan suatu instrumen penelitian untuk dapat mengukur suatu variabel secara berulangkali dan mampu menghasilkan informasi atau data yang sama atau sedikit bervariasi. Dengan kata lain instrumen tersebut mampu menunjukkan keakuratan, kestabilan, dan konsistensi dalam menghasilkan data dari variabel yang diukur (Arikunto, 2002).
α=((n)(S^2-∑▒〖s_i^2)〗)/((n-1) S^2 )
α= Koefisien alpha;             n= Jumlah item dalam skala
 S2= Varian total dari skor test;     Si2= Varian dari setiap item skala

    Teknik Pengumpulan data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah:
    Studi Pustaka, dimaksudkan untuk mendapatkan kajian dasar teoritik yang relevan dengan masalah yang diteliti.
    Kuisioner, pengumpulan data dengan menggunakan daftar pertanyaan yang digunakna untuk mengetahui persepsi responden terhadap variabel orientasi nilai dasar islam dalam pengaruh terhadap iman, dan akhlak.
    Observasi, pada metode ini peneliti hanya mengamati, mencatat apa yang terjadi. Metode ini digunakan untuk mengkaji pola ibadah pada mahasiswa.
    Tekini Analisis Data
Teknik statistik yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Sederhana. Analisis statistik ini menggunakan Open Source software R.
    Analisis Regresi Linear Sederhana
Analisis Regresi Linear sederhana digunakan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara variabel Orientasi Nilai Dasar Islam dan Pesantrenisasi (X) dengan variabel Iman, Akhlak, dan Ibadah (Y) yang ditampilkan dalam bentuk persamaan regresi seperti berikut:

Keterangan :
Y    = Iman, Ibadah, dan Akhlak
     = Konstanta (intersep)
     = Koefisien regresi
X1    = Orientasi Nilai Dasar Islamd dan Pesantrenisasi
     = Kesalahan Pengganggu

7.1     Hipotesis Penelitian
Pengujian hipotesis adalah suatu prosedur yang akan menghasilkan suatu keputusan, yaitu keputusan dalam menerima atau menolak hipotesis ini (Hasan, 2006: 34). Uji Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji t:
Hipotesis nol (Ho) : Tidak ada hubungan antara Orientasi Nila Dasar Islam dan Pesantrenisasi terhadap
                               Iman, Akhlak, dan Ibadah.
Hipotesis alternatif (H1) : Ada hubungan antara Orientasi Nilai Dasar Islam dan Pesantrenisasi terhadap                           Iman, Akhlak, dan Ibadah.

      Menentukan kriteria pengujian
Kriteria pengujian adalah bentuk pembuatan keputusan dalam hal menerima atau menolak hipotesis nol dengan cara membandingkan nilai kritis (nilai α tabel dari distribusinya) dengan nilai uji statistikanya (Hasan, 2006).
     Hipotesis nol (H0) diterima jika nilai statistik ujinya berada di luar nilai kritisnya.
     Hipotesis nol (H0) ditolak jika niali uji statistiknya berada dalam nilai kritisnya.


DAFTAR PUSTAKA
Amin, Ahmad. 1975. Etika (Ilmu Akhlak). Jakarta : Bulan Bintang.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Ash-Shiddieqy, Hasbi. 1954. Kuliah Ibadah Ditinjau dari segi Hukum dan Hikmah. Jakarta: Bulan Bintang.
Asmaran. 1992. Pengantar Studi Akhlak. Jakarta : CV Rajawali.
Hafidhuddin, Didin. 1998. Dakwah Aktual. Jakarta : Gema Insani Press.
Hasan, M. Iqbal. 2002. Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Jakarta: Ghalia           Indonesia.
Muhammad Abduh, Tafsir al Manar, Jilid II (Kairo: Dar al Manar, 1976), h. 257.
Muthahhri M. 2004. The Spiritual Dimensions of Islamic Worship. Jakarta : PT. Serambi Ilmu semesta.
Nugraha, Jaka. 2013. Pengantar Analisis Data Kategorik. Yogyakarta : Deepublish.
Poerbakawatja, Soegarda. 1976. Ensiklopedi Pendidikan. Jakarta : Gunung Agung.
Riswanti, Ika Putranti. 2010. Lisensi of  Copyleft dan Perlindungan Open Source Software di Indonesia. Yogyakarta : Gallery Ilmu.
Sulistyo & Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Tono, Sidik., Sularno,M.,Mujiono, Imam, & Triyanto, Agus. (2002). Ibadah dan Akhlak dalam Islam. Yogyakarta : UII press.

















  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar